Powered by Blogger.

Sidang DPRK Aceh Selatan Gaduh

TAPAKTUAN - Sidang pembukaan rapat paripurna ke-II DPRK Aceh Selatan tentang  RAPBK-Perubahan tahun anggaran 2011, Rabu (12/10) gaduh. Ketua DPRK Safiron yang memimpin sidang adu mulut dengan Bupati Husin Yusuf.

Persoalan itu diawali dari Safiron yang meminta sidang paripurna tersebut ditunda karena pihaknya tidak mau adanya kegiatan lain di saat pembahasan anggaran tersebut, yakni digelarnya mutasi pejabat. Bahkan pada saat itu, Safiron sempat dua kali mengalihkan pimpinan sidang itu ke Wakil Ketua I, Marsiddiq.

Meski Bupati Husin Yusuf sudah menjelaskan bahwa mutasi digelar waktu sore, yakni setelah usai pembukaan sidang paripurna, namun Safiron tetap ngotot akan menunda sidang paripurna tersebut. “Coba lihat di sini ada Sekda dan ada Bupati, jadi sekarang tidak ada mutasi. Mutasi digelar sore nanti,” kata Bupati Husin Yusuf.

Peristiwa tersebut mengakibatkan suasana di ruang sidang DPRK yang sedianya senyap mendadak tegang. Sejumlah anggota dewan melancarkan interuspsi meminta sidang paripurna diskor untuk mencari solusi terbaik, dan sebagian lainnya meminta dilanjutkan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Kedua belah pihak baru mencair setelah berumbuk selama 20 menit di salah satu ruang dan keduanya kembali duduk di tempat semula. Safiron yang terlihat tersenyum itu kembali membuka sidang dengan mengetuk palu.


Setelah pembacaan ayat suci Alquran, pimpinan sidang mempersilahkan Bupati Husin Yusuf untuk menyampaikan pidato tentang RAPBK-Perubahan 2011. Dalam pidatonya Husin Yusuf menyebutkan RAPBK-P ini pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp 559.206.589.114 lebih besar dari tahun sebelumnya sebesar Rp 526.756.462.834.

Kenaikan anggaran pendapatan daerah ini berasal dari antara lain, PAD dari sektor pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dari dinas pertambangan sumber daya mineral, kedua dari dana bagi hasil pajak provinsi dan penyumbang terbesar bersumber dari dana penyusuaian dan otonomi khusus dari pemerintah pusat yang peruntukkannya telah dijabarkan dalam APBN dan APBN-Perubahan tahun anggaran 2011 beberapa waktu lalu.

Dengan komposisi APBK P 2011. Penerima daerah sebelum perubahan sebesar Rp 526.756. 462.834. Setelah perubahan sebesar Rp 559.206.598.114. Belanja daerah, sebelum perubahan sebesar 544.500.441.156, setelah perubahan sebesar Rp 565.980.085.834,97.

Setelah pidato Bupati, sidang tersebut ditutup dengan penyampaian laporan Badan Anggaran DPRK yang disampaikan oleh Teuku Mudatsir.
Tag : News, Politik
0 Komentar untuk "Sidang DPRK Aceh Selatan Gaduh"

\bisnis paling gratis

Iklan

Back To Top