Powered by Blogger.

KM Pelangi Sudah Kembali


* Bukan Boat Nelayan Meukek Tenggelam di Nias

TAPAKTUAN - Sebuah boat nelayan yang dilaporkan tenggelam akibat diterpa badai di perairan Pulau Nias, Selasa (27/12) dipastikan bukan KM Pelangi, boat pancing nelayan Keude Pasie Meukek, Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan. Boat yang dilaporkan tenggelam itu hingga kini diinformasikan masih terapung-apung di laut lepas itu belum diketahui identitasnya.

Panglima Laot, Lhok Pasie Meukek, Kamaruzzaman (Cut Rot), yang dihubungi  Serambi, Kamis ( 29/12) mengatakan, identitas boat pancing yang tenggelam di perairan Pulau Nias, Selasa (27/12) hingga kini belum diketahui. Laporan dari Azmir, anggota DPRK Aceh Selatan, Selasa (27/12) sore. yang menyebutkan boat tersebut milik nelayan Meukek, tidak benar.


Hal itu dipastikannya setelah mengetahui KMP Pelangi bersama sejumlah boat nelayan lainnya sudah kembali ke pelabuhan Keude Pasie Meukek, Kamis (29/12) sekitar pukul 04.00 WIB.

“Memang kita ada menerima laporan dari nelayan Sibolga yang menginformasikan boat KM Pelangi tenggelam di laut lepas. Bahkan saat itu hubungan komunikasi dengan pawang juga terputus. Tapi sehari setelah kejadian itu hubungan komunikasi kembali tersambung dan Kamis subuh kemarin KM Pelangi bersama tiga awaknya masing-masing Hamdan (pawang) dan dua anggotanya Arman Suhardi dan Amzal sudah kembali ke kampong halamat dengan selamat,” katanya.

Kepastian itu juga disampaikan Pawang KM Pelangi, Hamdan yang menghubungi langsung Serambi, Kamis pagi kemarin melalui HP Panglima Laot, Kamaruzzaman yang tak lain adalah ayah kandungnya.

Dalam percakapan melalui HP itu, Hamdan mengatakan, meski boat yang ditumpanginya itu sempat diterjang badai selama lima hari lima malam di laut lepas, sekitar 300 mil dari daratan itu, namun ia bersama dua anggotanya itu selamat dari bencana alam itu. “Saya tidak tahu dan tidak melihat boat pancing yang tenggelam itu. Informasi itu baru saya terima setelah tiba di kampung halaman,” katanya.

Kamaruzzaman mengakui sudah menanyakan kepada semua nelayan yang pulang tentang boat yang tenggelam itu, namun semua nelayan itu tidak mengetahui identitas boat pancing yang tenggelam di perairan Pulau Nias tersebut. Menurut informasi yang diterimanya dari nelayan Sibolga, bahwa ciri-ciri fisik boat itu berwarna hijau kombinasi kuning. 

“Sejauh ini kita belum tahu identitas boat tenggelam yang kini hanya terlihat bagian atapnya,” katanya.

Seperti diberitakan Serambi, Rabu (21/12), satu boat pancing milik nelayan Pasie Meukek, Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan bernama “KM Pelangi” dilaporkan tenggelam di laut lepas sekitar 100 mil dari daratan akibat diterjang badai di perairan pulau Nias, Selasa (27/12). Tiga nalayan yang ikut dalam boat itu hingga kemarin sore belum diketahui keberadaanya.

Informasi tenggelamnya KM Pelangi itu diterima Serambi dari Azmir, anggota DPRK AcehSelatan, Selasa (27/12) sore. Menurut Azmir, boat pancing KM Pelangi yang dinakhodai Hamdan warga Desa Pasie Meukek itu tenggelam diterjang angin kencang sekira pukul 12.00 WIB kemarin, Saat itu mereka sedang memancing ikan di perairan kawasan Pulo Nias sekitar 100 mil dari Meukek.

Dikatakannya, boat pancing berkekuatan 2 grosston (GT) itu terbalik di tengah laut, sehingga tiga nelayan, masig-masing Hamdan (pawang) dan dua anggotanya Arman Suhardi dan Amzal, ketiganya warga Pasie Meukek masih terkatung-katung di tengah laut lepas sekitar 30 mil dari Pulo Bunga, Sitoli, atau sekitar 100 mil dari pantai Pasie Meukek. “Hingga sekarang belum ada bantuan. Awak boat masih terkatung-katung,” katanya.
Tag : News
0 Komentar untuk "KM Pelangi Sudah Kembali"

\bisnis paling gratis

Iklan

Back To Top